Tips Mengoptimalkan Tampilan OPAC Pada Senayan Versi Akasia

Tips Mengoptimalkan Tampilan OPAC Pada Senayan Versi Akasia

SLiMS atau sering dikenal dengan aplikasi senayan telah mengalami beberapa kali update versi hingga yang terakhir bernama Senayan Akasia. Beberapa fitur baru sering muncul disaat versi terbaru rilis, baik fitur menu maupun tampilan OPAC yang lebih inovatif dan menarik saat dilihat. Akan tetapi muncul permasalahan baru pada saat menggunakan SLiMS versia Akasia sebagai sistem otomasi perpustakaan yaitu akses pada halaman OPAC menjadi lebih lambat. Beberapa temuan di perpustakaan sekolah dan sekolah tinggi dengan sarana prasarana komputer yang kurang memadai menjelaskan bahwa mereka merasa kurang cocok menggunakan SLiMS versi Akasia karena akses OPAC menjadi lebih lama walaupun tampilan sangat menarik, hal tersebut yang membuat mereka tetap bertahan dengan menggunakan SLiMS versi lama.

SLiMS versi Akasia memang didesain menarik untuk tujuan meningkatkan minat pemustaka menggunakan OPAC. Hal tersebut wajar dilakukan karena saat ini kebutuhan informasi masyarakat harus di imbangi dengan tampilan interface yang menarik pada sebuah sistem informasi. Oleh karena itu bagi perpustakaan yang ingin memberikan fasilitas terbaik bagi penggunanya maka tidak ada salahnya mencoba mengupdate OPAC dengan menggunakan SLiMS versi Akasia. Tampilan pada OPAC SLiMS memang dirancang secara “default” menggunakan background image dan didukung penggunaan flash sehingga tampilan dapat berganti-ganti gambar secara otomatis. Hal tersebut menjadi indikasi awal yang menyebabkan akses OPAC menjadi lebih lama dari sebelumnya.

SLiMS merupakan open source yang user friendly karena penggunanya dapat melakukan editing dan melakukan pengembangan sesuai dengan kebutuhan perpustakaan baik dari segi fitur menu maupun tampilan. Oleh karena itu permasalahan tampilan pada SLiMS versi Akasia dapat diminimalisir dengan cara sebagai berikut :

1. Mengubah template “default” dengan template lain yang telah disediakan pada halaman administrator.
2. Cara lain dengan mengubah beberapa script penting pada template “default” sehingga OPAC menjadi lebih ringan namun tidak mengurangi tampilan yang menarik. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

a. Buka file tinfo.inc.php yang terdapat pada folder …\xampp\htdocs\otomasi\template\default\ menggunakan notepad++, wordpad, atau dreamweaver.
b.   Pada script nomor 17 yaitu,

$sysconf[‘template’][‘background_mode’] = ‘image’; // video, image or none

Apabila anda ingin menghilangkan gambar pada tampilan OPAC maka ganti kata “image” dengan “none”.

Anda juga dapat mengganti background OPAC dari gambar ke video dengan mengubah kata “Image” menjadi “Video” maka tampilan OPAC akan berubah mengikuti perintah yang anda jalankan. Anda dapat mengganti video pada direktori berikut : …\xampp\htdocs\otomasi\template\default\video.

Jika anda memilih untuk menghilangkan gambar ataupun video dan bermain pada warna maka anda dapat mengubah script nomor 15.

$sysconf[‘template’][‘default_gradient’]= ‘blue’;

Script diatas menjelaskan bahwa template default menyediakan 7 warna dasar yang dapat diubah sesuai keinginan anda, caranya cukup dengan mengganti kata “blue” dengan pilihan warna yang ada yaitu red, blue(default) , green, beach, mint, purple, pink.

Tips berikutnya apabila anda menginginkan gradiansi warna beragam muncul pada tampilan OPAC maka anda cukup mengubah script nomor 11.

$sysconf[‘template’][‘run_gradient_animation’] = false; // true or false

Pada script diatas anda cukup mengubah kata “false” menjadi “true”.

Tampilan menjadi elemen penting dalam menarik minat pemustaka dalam memperbanyak akses OPAC, permasalahan seperti akses lambat karena tampilan yang terlalu banyak gambar bergerak dapat diminimalisir dengan beberapa opsi diatas. Semoga bermanfaat dan salam literasi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *