Mengenal Perpustakaan Penjara Beserta Manfaatnya

Mengenal Perpustakaan Penjara Beserta Manfaatnya

Perpustakaan menjadi wadah penting masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan pendidikan oleh karena itu kehadiran perpustakaan mulai dianggap penting terutama bagi institusi negeri dan swasta. Pentingnya perpustakaan karena lembaga ini menjadi pusat pengetahuan dan masyarakat dapat memanfaatkan perpustakaan sebagai wahana rekreasi dan meningkatkan keterampilan melalui kegiatan membaca. Salah satu instansi dilingkup pemerintahan yang memiliki perpustakaan adalah lembaga permasyarakat (LAPAS), dimana lembaga ini telah memiliki sejarah panjang terhadap pemanfaatan perpustakaan sebagai upaya memberikan pendidikan bagi masyarakat yang menjalani hukuman di penjara. Sejarah keberadaan perpustakaan penjara telah berlangsung sejak masa kolonial Belanda, hal ini dapat dilihat pada penelitian yang dilakukan oleh Dini pada tahun 2011 dimana penelitian tersebut membahas tentang sejarah berdirinya perpustakaan penjara di Indonesia pada masa tahun 1917 – 1964 yang dilatarbelakangi oleh keluarnya Staatsblad 1917 pasal 113 yang mengatur keberadaan perpustakaan di penjara. Keberadaan perpustakaan penjara di masa kolonial juga dapat dilihat dari kisah Mohamad Bondan yang dipenjara oleh kolonial antara tahun 1929 – 1934. Menurut Molly Bondan dalam bukunya berjudul Spanning a revolution menceritakan bahwa Mohamad Bondan menjadi tahanan di penjara Glodok, dimana kesibukannya selama menjadi tahanan dihabiskan dengan melanjutkan studi dengan cara membaca di perpustakaan penjara Glodok yang menyediakan koleksi buku berbahasa Inggris, majalah dan buku terbitan balai pustaka.

Sejarah menerangkan bahwa keberadaan perpustakaan sangat penting di lingkungan lembaga permasyarakatan, hal ini tidak lepas karena perpustakaan memberikan fasilitas bagi masyarakat LAPAS berupa ilmu pengetahuan yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan dan pendidikan bagi penghuni LAPAS. Pendidikan adalah milik bersama termasuk didalamnya masyarakat LAPAS oleh karena itu sudah sepantasnya mereka mendapatkan perhatian dari pemerintah terutama dalam hal pelayanan pendidikan yang salah satunya dengan menyelenggarakan perpustakaan didalam LAPAS. Perpustakaan harus dikelolah secara profesional dengan menggunakan jasa pustakawan sehingga proses kegiatan manajemen perpustakaan dapat berjalan baik, selain itu keberadaan perpustakaan harus didukung dengan kebijakan alokasi anggaran yang jelas terutama berkaitan dengan pengadaan koleksi perpustakaan. Penentuan koleksi buku harus didasarkan pada kebutuhan pengguna sehingga proses kebermanfaatan dari koleksi perpustakaan dapat berjalan secara tepat guna. Beberapa koleksi yang dapat diadakan di perpustakaan penjara seperti buku tentang keterampilan, kerajinan, hukum dan pendidikan, majalah dan surat kabar. Adapun kebijakan pengadaan koleksi harus dikoordinasikan dengan pemegang keputusan ditingkat lembaga sehingga pengadaan buku dapat disesuaikan dengan aturan LAPAS. Adanya perpustakaan didalam lembaga permasyarakatan dapat memberikan manfaat diantaranya ;

  1. Perpustakaan dapat menjadi wadah pendidikan bagi masyarakat LAPAS
    Masyarakat LAPAS sangat heterogen dimana mereka terdiri dari berbagai macam golongan dan usia sehingga keberadaan perpustakaan dapat memberikan tempat belajar bagi mereka terutama yang masih berusia muda.
  2. Perpustakaan menjadi sarana demokrasi
    Masyarakat LAPAS tetap membutuhkan ruang untuk berkembang sehingga mereka memiliki merasa diperhatikan keberadaannya, oleh karena itu perpustakaan diselenggarakan sebagai wadah demokrasi yang dapat digunakan oleh seluruh lapisan untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang bermanfaat serta sebagai sarana rekreatif dan interaktif.
  3. Perpustakaan menjadi sarana meningkatkan keterampilan
    Salah satu kegiatan yang aktif dilakukan pada lembaga permasyarakatan adalah kegiatan peningkatan keterampilan masyarakat LAPAS dengan berbagai program keterampilan kerja. Perpustakaan datang sebagai fasilitator yang menyediakan koleksi informatif tentang pengetahuan keterampilan yang relevan dengan kegiatan peningkatan keterampilan dilingkungan LAPAS. Keberadaan perpustakaan penjara diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat LAPAS terutama dalam hal peningkatan pengetahuan dalam hal pengembangan keterampilan.
  4. Perpustakaan dapat menjalankan fungsinya secara tepat
    Fungsi perpustakaan adalah memberikan informasi, pengetahuan bagi seluruh masyarakat, selain itu perpustakaan juga berfungsi membantu terciptanya pendidikan sepanjang hayat untuk seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu keberadaan perpustakaan di dalam LAPAS merupakan bukti bahwa perpustakaan dapat tempat yang demokratis karena mampu memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat khususnya bagi mereka yang menjalani hukuman didalam LAPAS.

Sumber referensi :
Bondan, Molly. Spanning a Revolution : Kesaksian Eks-Digulis dan Pergerakan Nasional Indonesia. Cetakan 1. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia, tahun terbit tidak diketahui. Halaman 119.

Dini. Sejarah Perpustakaan Penjara di Indonesia Periode 1917-1964. Skripsi. Jakarta : Program Studi Ilmu Perpustakaan FISIP Universitas Indonesia, 2011. Diakses dalam http://lib.ui.ac.id/ detail.jsp?id=20293163&lokasi=lokal. Pada tanggal 05 September 2017.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *