Pentingnya Mengikuti Pendidikan Perpustakaan Bagi Pimpinan Sekolah

Perpustakaan masih menjadi pokok bahasan menarik saat ini terutama bagi para pegiat pendidikan, literasi dan minat baca. Menariknya pembahasan tentang perpustakaan dikarenakan masih adanya diskriminasi ditengah perkembangan perpustakaan yang lebih baik. Diskriminasi perpustakaan dapat dilihat dari masih adanya pihak yang kurang peduli dengan manfaat perpustakaan bagi pendidikan di masyarakat, sehingga hal tersebut berpengaruh pada kualitas pengembangan perpustakaan. Permasalahan tersebut merupakan salah satu faktor penyebab lambatnya pertumbuhan kepustakawanan di Indonesia sehingga hal itu perlu dicarikan jalan keluar mengingat sekarang ini banyak media informasi yang mulai berkembang sebagai fasilitator masyarakat dalam memberikan kemudahan akses informasi dan ilmu pengetahuan.

Prolog diatas merupakan gambaran bagi masyarakat bahwa dunia perpustakaan masih perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Perpustakaan adalah pusat pengetahuan dan informasi yang tentu memberikan manfaat besar pada masyarakat khususnya dalam hal peningkatan pendidikan dan kualitas berpikir masyarakat menjadi lebih luas. Oleh karena dukungan masyarakat diperlukan untuk menggunakan perpustakaan di lingkungannya dengan mulai memanfaatkannya untuk tujuan yang baik.

Salah satu perpustakaan yang perlu mendapatkan perhatian masyarakat adalah perpustakaan sekolah, mengingat pentingnya peran perpustakaan sekolah didalam mengelolah pengetahuan dan informasi di lingkungan sekolah sehingga menjadi media belajar siswa dan guru. Darmono (2001 ; 3) menjelaskan bahwa perpustakaan sekolah memberikan sumbangan yang sangat berharga dalam upaya meningkatkan aktivitas siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran. Perpustakaan sangat penting keberadaannya bagi sekolah karena fungsinya tidak hanya sebagai media kelolah ilmu pengetahuan namun berfungsi dalam menciptakan suasana pendidikan yang kondusif dengan memberikan layanan informasi berkualitas dan fasilitas terbaik bagi siswa dan gurunya. Oleh karena itu seluruh civitas sekolah harus mulai peduli dengan pentingnya perpustakaan bagi pendidikan, selain itu masyarakat juga dapat melakukan dukungan dengan melakukan pengawasan terhadap perkembangan perpustakaan sekolah melalui komite sekolah. Masyarakat yang menjadi wali murid memiliki kewenangan untuk bertanya kepada kepala sekolah tentang pengembangan fasilitas belajar siswa termasuk perpustakaan. Masyarakat dapat memberikan dukungan dalam upaya memajukan perpustakaan sebagai fasilitas belajar siswa melalui pengawasan, donasi, memberikan saran dan sebagainya. Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga terciptanya pengembangan perpustakaan sekolah yang lebih baik, hal ini tidak lepas dari hak masyarakat sebagai wali murid untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak bagi putra dan putrinya.

Tanggung jawab pimpinan sekolah pada perpustakaan

Pimpinan sekolah menjadi salah satu pihak yang bertanggung jawab atas peningkatan kualitas perpustakaan selain pustakawan beserta staff perpustakaan. Pimpinan sekolah yang dimaksud adalah jajaran manajerial meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan seluruh wakil ketua bidang. Adapun tanggung jawab dari masing-masing pimpinan sekolah terhadap perpustakaan antara lain ;

  1. Kepala sekolah, merupakan otoritas tertinggi di lingkup sekolah yang bertanggung jawab atas seluruh kegiatan disekolah. Kepala sekolah perlu memperhatikan perpustakaan dengan melakukan koordinasi langsung dengan pustakawan untuk mengetahui lebih dalam tentang fungsi pokok perpustakaan dan rencana pengembangan sehingga kepala sekolah memiliki informasi sebagai bahan membuat kebijakan strategis dalam proses pengembangan perpustakaan. Kepala sekolah juga memiliki kewajiban untuk memberikan anggaran dengan porsi tepat yang dapat digunakan pengembangan perpustakaan ataupun pengadaan koleksi. Kewajiban penetapan anggaran perpustakaan sudah seharusnya dilakukan sesuai mandat undang-undang No 43 tahun 2007 tentang perpustakaan.
  2. Wakil kepala, bertanggung jawab terhadap aspirasi pustakawan sehingga dapat disampaikan pada kepala sekolah.
  3. Wakil ketua bagian kurikulum, melakukan koordinasi dengan pustakawan tentang kontribusi perpustakaan dalam kegiatan pembelajaran siswa. WAKA kurikulum perlu merancang desain pembelajaran yang melibatkan perpustakaan sehingga kebermanfaatan perpustakaan sebagai fasilitas pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Selain itu WAKA kurikulum perlu mendukung pustakawan dalam membangun budaya di lingkungan sekolah terutama terkait dengan program budaya baca dan literasi sekolah yang membutuhkan peran signifikan dari perpustakaan.
  4. Wakil ketua bagian sarana, bertanggung jawab atas ketersediaan sarana perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Oleh karena itu pimpinan bagian sarana harus melakukan komunikasi dengan pustakawan tentang kebutuhan sarana perpustakaan yang tepat dan sesuai kebutuhan. Pustakawan memiliki hak menentukan sarana yang diperlukan perpustakaan karena mereka yang paham kondisi didalam perpustakaan, selain itu pustakawan perlu terlibat dalam kegiatan pengembangan gedung sehingga pustakawan dapat menyampaikan aspirasi terkait dengan kebutuhan pengembangan ruang perpustakaan. Hal ini penting dilakukan karena ketersediaan ruangan beserta prasarana perpustakaan mempengaruhi kualitas kepuasan pengguna perpustakaan.
  5. Wakil ketua bagian kesiswaan dan Humas, bertanggung jawab untuk melibatkan pustakawan dalam agenda kunjungan atau pertemuan dengan pihak-pihak terkait diluar sekolah. Humas sekolah perlu mengetahui bahwa perpustakaan adalah bagian dari sekolah yang mampu menjadi media pemasaran sekolah untuk dibanggakan pada pihak luar. Oleh karena itu pustakawan perlu terlibat dalam beberapa agenda kehumasan terutama terkait dengan kunjungan ke sekolah lain, ataupun pertemuan dengan stakeholder sehingga pustakawan dapat menyampaikan kelebihan perpustakaan serta rencana strategis yang telah diagendakan. Hal ini dilakukan dengan tujuan mempromosikan perpustakaan sebagai bagian penting dari sekolah sehingga layak diapresiasi dan mendapatkan dukungan dari pihak luar terutama dalam hal pengembangan.

Pendidikan Perpustakaan bagi Pimpinan Sekolah

Dalam usaha mewujudkan tanggung jawab pimpinan sekolah terhadap perpustakaan maka diperlukan pendidikan/workshop tentang pentingnya kontribusi perpustakaan pada para pimpinan sekolah. Saat ini sudah muncul pengembangan perpustakaan akibat dari perkembangan teknologi informasi yang pesat, oleh karena itu pimpinan sekolah harus paham tentang perkembangan tersebut sehingga pimpinan sekolah memiliki pengetahuan tentang konsep perpustakaan modern yang telah berkembang. Selama ini agenda seminar atau worskhop perpustakaan sering kali di ikuti oleh peserta yang berprofesi sebagai pustakawan sekolah ataupun guru kelas yang mendapatkan tugas dari sekolah untuk mendampingi pustakawan ikut seminar. Padahal penting bagi pimpinan sekolah untuk ikut bagian dari seminar perpustakaan sehingga pemahaman pimpinan terhadap perpustakaan lebih terbuka dan hasil seminar dapat diimplementasikan langsung pada sekolah yang dipimpin.

Agenda seminar perpustakaan sering kali diselenggarakan oleh berbagai institusi seperti dari dinas perpustakaan daerah, dinas pendidikan, perguruan tinggi, lembaga/organisasi sosial dan bahkan dari para pegiat pendidikan. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki pimpinan sekolah hasil dari keikutsertaan seminar/workshop sangat berharga untuk dijadikan sebagai acuan pengembangan perpustakaan, hal ini tidak lepas dari informasi yang diterima berasal dari narasumber kompeten dididang perpustakaan, selain itu pengalaman rekan-rekan dari sekolah lain tentang pengembangan perpustakaan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi pimpinan sekolah dalam merancang kembali konsep perpustakaan sekolah yang jauh lebih baik.

Pendidikan perpustakaan sangat penting diperoleh setiap pimpinan sekolah karena hal itu dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian jajaran pimpinan sekolah terhadap pentingnya kontribusi perpustakaan bagi sekolah. Selain itu melalui program pendidikan perpustakaan maka para pimpinan sekolah memperoleh pengetahuan tentang arti penting seorang pustakawan didalam perpustakaan sekolah sehingga diharapkan timbul kesadaran pada diri pimpinan sekolah untuk melakukan perekrutan pustakawan dan memberikan kesejahteraan yang layak bagi mereka karena tugas pustakawan sangat besar dalam proses pengembangan perpustakaan.

 

Sumber :
Darmono. Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Grasindo, 2001.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *