Anggapan Masyarakat dan Perkembangan Perpustakaan

Anggapan Masyarakat dan Perkembangan Perpustakaan

Perpustakaan, kata perpustakaan kini tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Pada saat kita berbicara tentang perpustakaan tentu tidak akan lepas dari isinya,yakni buku (pada umumnya). Dengan adanya perpustakaan masyarakat hendaknya dapat memanfaatkan dengan sebaik baiknya. Namun hal itu malah sebaliknya. Perpustakaan banyak di tinggal oleh penggunanya. Maka dari itu dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih di harapkan perpustakaan juga dapat mengikuti perkembangan teknologi supaya tidak di tinggalkan oleh para penggunanya. Tetapi untuk saat ini keberadaan perpustakaan menjadi begitu penting. Ibarat tubuh manusia perpustakaan adalah organ jantung yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, bahkan karena sangat pentingnya keberadaan perpustakaan,pemerintah merencanakan bulan September sebagai bulan gemar membaca dan hari kunjung perpustakaan.

Dengan di keluarkannya undang-undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan ini menjadi payung hukum bagi segala aktivitas kinerja perpustakaan dan seluruh elemen yang meliputi pustakawan, gedung, koleksi dan pemustaka. Hendaknya dengan di buat kebijakan pemerintah tersebut dapat memotivasi masyarakat guna memperkaya wawasan pengetahuan yang di milikinya . Melihat hal ini perpustakaan seharusnya berbenah merenungkan kembali tugas dan perannya. Sebagaimana di amatkan oleh undang undang nomor 43 tahun 2007 dalam pasal 3 dikatakan bahwa perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. Kemajuan suatu bangsa tidak hanya bisa di bangun oleh kekayaan alamnya saja namun juga dengan pengelolaan tata negara yang mapan semisal dengan peradaban buku atau dengan penguasaan literasi yang berkelanjutan. Dalam hal ini perpustakaan dan pustakawan sangat berperan penting dan menjadi tantangan karena untuk menumbuhkan minat baca masyarakat adalah hal yang tidak mudah. Secara terus menerus di lakukan inovasi untuk menciptakan perpustakaan yang sesuai dengan tuntunan zaman. Akan tetapi di jaman yang modern ini masyarakat di tuntut untuk rajin mengunjungi perpustakaan, untuk membaca berbagai koleksi sebagai sumber ilmu pengetahuan. Mengingat hal itu, pelayanan perpustakaan juga berperan penting dalam meningkatkan daya tarik masyarakat. Dalam hal pelayanan ini pemustaka dapat memanfaatkan fasilitas yang ada semisal “layanan informasi” yang bersifat untuk memberi tahu para pemustaka tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan perpustakaan atau juga layanan ruang baca jika layanan ini di sediakan untuk mengantisipasi pembaca yang tidak dapat atau tidak ingin meminjam tetapi hanya butuh membaca baca saja. Dengan adanya fasilitas fasilitas tersebut maka para pemakai tidak akan segan segan lagi untuk kembali ke perpustakaan dengan rasa aman dan nyaman.

Sumber gambar: www.e-ir.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *