Antara Membaca Buku dan Media Sosial

Menurut saya membaca dikalangan masyarakat sangat bermanfaat. Seperti yang kita tahu bahwa membaca buku dapat menambah pengetahuan tentang banyak hal. Bisa dalam bidang pendidikan di sekolah, pelajaran, pertemanan, keluarga dan lain sebagainya.

Seperti yang sudah di jelaskan Buku adalah kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan atau gambar. Setiap sisi dari sebuah lembaran kertas pada buku disebut sebuah halaman.

Membaca buku yang akan dipelajari akan membuat atau menciptakan ide dari pada pembaca untuk mengetahui informasi yang ingin diketahui. Tapi pada zaman modern ini masyarakat sangat terlihat jarang sekali untuk membaca buku terutama pada anak-anak. Anak-anak di zaman modern lebih suka membaca atau memainkan smartphone. Namun terkadang bermain didunia media sosial juga bisa menjadi sumber ide dan pikiran yang tidak baik karena tidak sesuai dengan umurnya. Teknologi sekarang sudah sangat maju, zaman pun sudah mulai berubah. Tidak sulit untuk mencari berbagai macam informasi yang tidak sesuai dari internet. Jadi orang tua harus ikut serta untuk mengawasi anaknya dar internet. Anaknya pun sebagai anak yang dianggap sudah mulai besar harus lebih lebih bertanggung jawab dan lebih bisa dipercaya dan harus bisa memutuskan sendiri mana yang baik dan mana yang tidak baik.

Masyarakat di zaman sekarang ini rata-rata lebih memilih membuka sosial media dari pada membaca buku, karena sebagian masyarakat berpikir membaca buku adalah suatu hal yang kuno atau tidak keren. Dan sebaiknya para masyarakat harus menyeimbangkan keduanya. Tidak ada masalah untuk membuka media sosial agar tidak dikatakan “kuno”, supaya terlihat bahwa masyarakat mengikuti perkembangan zaman. Namun masyarakat harus mengerti bahwa dengan membuka sosial media informasi yang di dapatkan tidak akan sebaik saat membaca buku pelajaran, buku pengetahuan, dan lain sebagainya.

Jadi tidak ada salahnya untuk membuka sosial media atau internet. yang di perlukan hanya keseimbangan antara membaca buku dan membuka berbagai macam sosial media atau internet. Dan yang paling penting tentunya yang di baca atau di buka di media sosial atau buku adalah hal-hal yang positif dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *