Jam Membaca Semakin Berkurang

Di abad 21 ini banyak remaja di seluruh dunia yang mengurangi jam baca mereka, apalagi pada zaman ini ada yang namanya email, friendster, facebook, blog, dll. Banyak orang diseluruh dunia terbius oleh chatting ala abad 21, diantara orang banyak itu adalah remaja. Banyak remaja beranggapan bahwa lebih asik mengikuti hidup ala abad 21 (chatting) dari pada membaca, karenanya mereka mengurangi kegiatan membaca baik dalam hal akademi (tentang pengetahuan) maupun non-akademik (novel). Para remaja belum mengetahui dampak chatting itu pada diri mereka masing-masing.

Tapi tidak semua remaja beranggapan begitu, ada yang mengatakan bahwa chatting itu memang asik tapi membaca juga perlu. Membaca berguna untuk menambah wawasan juga bisa dilakukan untuk refreshing alias menghilangkan stress, apalagi setelah ujian.

Membaca di kalangan remaja sangat bermanfaat. Karena seperti yang kita semua tahu bahwa membaca dapat menambah pengetahuan tentang banyak hal. Bisa dalam bidang pendidikan di sekolah, pelajaran, pertemanan, keluarga dan lain sebagainya. Namun terkadang membaca  juga bisa menjadi sumber ide dan pikiran yang tidak baik karena tidak sesuai dengan umurnya. Teknologi sekarang sudah sangat maju, jaman pun sudah berubah, tidak sulit untuk mencari berbagai macam informasi yang tidak sesuai dari internet, berbagai macam majalah, buku, dan koran. Jadi orang tua harus membantu mengawasi anak remaja. Anaknya sendiri pun sebagai anak yang dianggap sudah lebih besar, lebih bertanggung jawab dan lebih bisa dipercaya harus bisa memutuskan sendiri mana yang pantas dan mana yang tidak.

Remaja jaman sekarang sudah jarang membaca apalagi buku. Karena sekarang ada berbagai macam progam seperti facebook, friendster, blog dll. Remaja jaman sekarang rata-rata lebih memilih untuk membuka facebook daripada membaca, karena sebagian remaja berpikir membaca adalah suatu hal yang kuno. Menurut saya sebaiknya kita sebagai remaja harus menyeimbangkan keduanya. Kita membuka facebook agar tidak dikatakan kuper, supaya terlihat bahwa kita mengikuti perkembangan jaman. Namun kita juga harus mengerti bahwa dengan membuka facebook atau media sosial yang lain informasi yang kita peroleh tidak akan sebanyak saat kita membaca buku pelajaran, buku pengetahuan dan lain sebagainya. Jadi menurut saya tidak salah untuk membuka facebook atau media sosial yang lainnya. Yang diperlukan hanya keseimbangan antara membaca buku pelajaran dan membuka berbagai macam progam dari internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *